Mengurangi Risiko Sakit Covid-19

agar tidak sakit corona
gaya hidup sehat menangkal virus covid 19

Sampai hari ini belum ada cara yang 100% bisa melawan musuh kita bersama: Covid-19.

Tapi setidaknya banyak penelitian yang “berkorelasi positif” terhadap penurunan risiko. 

Berikut ini saya bagikan kepada Anda hasil googling saya selama pandemi terjadi di dunia dan pengalaman pribadi melawan penyakit-penyakit aneh. 

1. Kurangi konsumsi gula.

Kalaupun Anda menyangkal bahwa gula & karbohidrat bersifat negatif terhadap tubuh, Anda harus mengakui bahwa generasi manusia hari ini berlebihan konsumsi gula. 

Bahkan jika kita merujuk pada panduan umum gizi seimbang dari pemerintah (60% carbs, 20% protein, 15% lemak), konsumsi gula manusia hari ini sudah berlebihan.

2. Perbanyak berjemur.

Saya lupa apa yang diaktifkan dari kegiatan berjemur ini, kalau nggak salah hal-hal seputar vitamin D. Intinya rajinlah berjemur. Manusia modern saking takut kulitnya hitam, malah gak pernah kena sinar matahari. Padahal manusia sejak ratusan ribu tahun yang lalu hampir setiap hari terpapar sinar matahari. 

3. Perbanyaklah bergerak.

Banyak yang takut dengan Covid-19 tapi malah mengurung diri di rumah. Kalau saya memilih untuk melawan dengan bergerak, di sekitar rumah. Overtraining nggak boleh, tapi undertraining juga nggak bagus. 

4. Tidur cukup 6-8 jam sehari, say no to begadang.

Dulu saya denial dengan menjustifikasi diri sendiri, “ah saya night owl bro. Kalo tidur memang pagi”. Yang ada badan ringsek, hubungan dengan keluarga berantakan, terlalu banyak yang dikorbankan. 

Setelah tidur dibenerin, ternyata banyak banget benefit yang saya dapatkan ketimbang begadang. Tipsnya: konsumsi melatonin selama proses “ngebenerin” jam tidur. Buat saya butuh sekitar 10 hari. Habis itu jam biologisnya mulai reset lagi. 

5. Hadapi ketidakpastian dengan bahagia & penuh spirit.

Hari esok tidak ada yang tau. Hadapi saja hari ini. Lakukan yang bisa dilakukan terbaik hari ini. Misal: jam kosong nih, kok nggak ada agenda ya? Baca buku, main dengan anak (dan istri), ngobrol dengan karyawan, menulis, bikin landing page, apapun lah. Kalo gak ada lagi yang bisa dikerjain, ya tidur aja. DON’T push yourself “too much”; just push it enough, near the point of failure.

6. Konsumsi Vitamin

Beberapa penelitian ada yang menganjurkan banyak konsumsi vitamin A, C, K, lalu buah Berry, Zinc (tauge, kacang-kacangan), Copper (kerang, ati ampela, coklat), dan bawang putih. Saya menganggap ini sebagai add-ons aja. 

7. Minum Kopi

Saya juga rutin mengonsumsi kopi, magnesium citrate untuk membantu proses pencernaan. So far saya hampir setiap hari BAB rutin setiap pagi dengan tekstur yang normal. 

Cara-cara di atas belum tentu bisa melawan pandemi. Tapi buat saya pribadi, saya merasakan peningkatan yang dramatis untuk level kesehatan saya pribadi.

Dulu saya penyakitan, 1-2 bulan sekali pasti ada aja sakitnya. Entah flu, pusing, masuk angin, bahkan puncaknya ya akhir tahun lalu saat dikatakan saya punya sakit yang gak bisa sembuh. 

Sekarang saya merasa lebih baik (jauh), secara stamina, clarity, fokus, perasaan, serasa lahir kembali. 

Perubahan = 1% keputusan + 99% pelaksanaan kata-kata.

sumber: fb army.alghifari

Artikel Terkait

Latest
Previous
Next Post »