Cara Mengajari Anak Naik Sepeda Roda Dua

Cara Cepat Mengajari Anak Naik Sepeda Roda Dua
Cara Mengajari Anak Naik Sepeda Roda Dua
Cara Mengajari Anak Naik Sepeda Roda Dua ini sudah dicoba kepada anak kecil mulai sejak usia 5 tahun, serta hingga orang dewasa. Semuanya akan bisa mengendarai sepeda roda dua hanya dengan latihan dalam waktu 30 - 60 menit.

Beberapa hal yang perlu dipersiapkan terlebih dahulu adalah sebagai berikut:

  1. Jika sepeda anak Anda adalah sepeda roda empat, maka buka roda kecil pembantu di belakang  sehingga hanya tersisa 2 roda utama.
  2. Buka pedal tempat pijakan kaki. Ini kunci utamanya. Sehingga yang tertinggal hanya tuas pengengkol (lihat gambar). Jika ini tidak lakukan, kemungkinan besar teknik ini akan gagal
  3. Turunkan sadel sepeda serendahnya sehingga kedua kaki anak bisa menyentuh tanah dengan mudah. Penting!
  4. Cari jalan yang sedikit landai di mana sepeda bisa bergerak maju dengan sendirinya tanpa diengkol/digowes.
Cara Cepat Mengajari Anak Naik Sepeda Roda Dua
Cara Cepat Mengajari Anak Naik Sepeda Roda Dua

Caranya Mengajari Anak Naik Sepeda:

1. Taruh sepeda di bagian tertinggi dari jalan yang agak landai tadi dan minta anak menaikinya

2. Pastikan ia bisa menjejakkan kedua kakinya dengan mudah ke tanah ketika ia merasa kehilangan keseimbangan agar tidak terjatuh

3. Bilang kepada anak agar segera menjejakkan kedua kakinya ke tanah begitu ia kehilangan kesimbangan. Disinilah pentingnya membuka kedua pedal pengengkol/penggowes tadi. Jika ada pedal, setiap kali anak menjejakkan kedua kakinya ke tanah, betisnya pasti akan terbentur dengan pedal. Ini tidak mengenakkan dan secara tidak sadar ia akan ketakutan untuk menjejakkan kakinya ke tanah saat ia kehilangan kesempatan yang akan berakibat membuatnya jatuh. Sekali jatuh, anak akan mulai ketakutan dan semangatnya akan menurun.

4. Setelah anak berada pada posisi, minta ia mengangkat kedua telapak kakinya dari tanah. Karena jalan agak landai, otomatis sepeda akan bergerak maju ke depan dengan sendirinya

5. Ketika anak mulai kehilangan keseimbangan, otomatis ia akan menjejakkan kedua kakinya ke tanah sehingga ia tidak akan terjatuh.

6. Taruh kembali sepeda di posisi start dan ulangi terus beberapa kali

7. Setelah beberapa kali, anak akan mulai menemukan titik kesimbangannya sehingga ia bisa menaikkan kedua kakinya dan sepeda bergerak maju hingga 5 - 6 meter tanpa sekalipun ia menjejakkan kedua kakinya ke tanah

8. Setelah anak tampak mulai menemukan titik kesimbangannya ini, bawa ia ke jalan biasa yang tidak landai

9. Minta anak duduk seperti sebelumnya tapi kali ini Anda yang mendorongnya dari belakang

10. Minta anak mengangkat kedua kakinya dari tanah dan Anda dorong dia maju perlahan. Karena anak sudah menemukan titik kesimbangannya, ia pasti akan bisa melaju sampai sepedanya melamban sendiri

11. Setelah beberapa kali mendorongnya dengan perlahan, kali ini dorong dia dan Anda lari mengikutinya dari belakang. Ketika tampak sepeda mulai melamban, dorong lagi agar sepeda maju agar anak tidak menurunkan kakinya

12. Setelah tampak anak mulai lancar, dorong dia dengan agak kuat sehingga sepeda bisa melaju lebih jauh

13. Setelah anak bisa melaju dengan lancar, pasang kembali pedal penggowesnya

14. Minta anak menaruh kedua kakinya di pedal dan bilang ketika ia mulai merasa sepeda melamban, segera gowes.

15. Dorong ia perlahan saja sebagai bantuan untuk mulai. Anak akan menggowes dengan sendirinya ketika ia merasa sepeda mulai melamban

16. Terakhir, minta anak menaruh kaki kanannya di pedal dan kaki kiri di tanah. Minta dia mendorong sepedanya maju dengan menekan keras pedal di kaki kanannya sambil dibantu dorong dengan kaki kirinya yang berada di tanah

Yesss! Anda akan melihat sendiri bagaimana ia sudah bisa menggowes seperti jagoan. Terakhir tinggal mengajarinya mengerem.
Cara Cepat Mengajari Anak Naik Sepeda Roda Dua
Cara Mengajari Anak Naik Sepeda Roda Dua


Kesimpulan Kenapa Cara Mengajari Anak Naik Sepeda Roda Dua Seperti Ini Lebih Efektif:

- Fokus sekali mencari titik kesimbangan tanpa direpotkan menggowes. Cukup angkat kedua kaki dan sepeda akan meluncur pelan ke depan karena berada di jalan landai

- Anak akan pede dan tidak takut jatuh karena ia aman sekali menurunkan kaki jika oleng karena tidak ada pedal yang mengganggu kakinya dan juga posisi sadel yang rendah. Pedal bisa menyakitkan.

Semoga bermanfaat.

Artikel Terkait

Previous
Next Post »