Ciri, Penyebab, dan Pengobatan Kanker Usus

Penyebab Kanker Usus besar
Ciri, Penyebab, dan Pengobatan Kanker Usus
Kanker memang merupakan penyakit yang sangat berbahaya, apalagi bila sudah mencapai tahap lanjutan seperti stadium 3-4. Kanker sendiri adalah penyakit yang timbul karena adanya pertumbuhan sel-sel secara tidak normal pada tubuh. Jadi jika seandainya terjadi pertumbuhan sel tidak normal pada kulit maka akan menimbulkan kanker kulit, begitu juga halnya jika terjadi pada usus. Kanker usus timbul dikarenakan adanya pertumbuhan sel secara tidak wajar pada usus anda.

Berdasarkan lokasi timbulnya, kanker usus secara umum terbagi menjadi 2 macam yaitu "kanker usus besar" dan "kanker usus halus". Namun, pada umumnya kasus kanker usus yang sering terjadi adalah kanker usus besar atau wilayah rektum.

Ciri-ciri Kanker Usus

Untuk ciri-ciri dari kanker usus besar sendiri belum secara pasti diteliti karena setiap orang akan berbeda-beda tergantung berapa lama dan kronisnya penyakit tersebut telah berkembang di dalam usus anda, serta faktor lainnya. Adapun ciri-ciri atau gejala umum yang biasanya timbul seperti berikut: 
  • Perdarahan pada usus besar yang ditandai dengan ditemukannya darah pada feses saat buang air besar. 
  • Perubahan pada fungsi usus (diare atau sembelit) tanpa sebab yang jelas, lebih dari enam minggu. 
  • Penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas.
  • Rasa sakit di perut atau bagian belakang. 
  • Perut masih terasa penuh meskipun sudah buang air besar.
  • Rasa lelah yang terus-menerus.

Penyebab Kanker Usus

Penyebab kanker usus besar ini juga belum bisa diketahui secara pasti, akan tetapi ada beberapa hal yang diduga kuat berpotensi memunculkan penyakit ganas ini, yaitu: cara diet yang salah (terlalu banyak mengkonsumsi makanan tinggi lemak dan protein, serta rendah serat), obesitas (kegemukan), pernah terkena kanker usus besar, berasal dari keluarga yang memiliki riwayat kanker usus besar, pernah memiliki polip di usus, umur (risiko meningkat pada usia di atas 50 tahun), jarang melakukan aktivitas fisik, sering terpapar bahan pengawet makanan maupun pewarna yang bukan untuk makanan, dan merokok.

Pencegahan dan Pengobatan

Langkah pencegahan terhadap kanker usus yang paling utama adalah dengan mengkonsumsi makanan berserat tinggi. karena sangat baik sekali untuk menghilangkan berbagai macam racun yang ada dalam usus anda, sehingga resiko timbulnya sel-sel tidak wajar pada usus anda akan menurun atau bahkan tidak ada jika ditambah dengan suplemen tambahan seperti kalsium, vitamin D dan E. Suplemen tambahan tersebut bisa anda dapatkan dari buah-buahan segar dan hindari merokok. Penelitian telah membuktikan bahwa merokok juga bisa menyebabkan kanker usus dengan kemungkinan 1- 3 kali lebih mudah terkena kanker usus dibanding orang yang tidak merokok.

Apabila anda sudah positif terkena kanker usus besar ini, ada 3 kemungkinan yang dapat anda lakukan :
  • Operasi lokal dan polipectomi, namun operasi ini dapat dilakukan saat masih pada tahap stadium awal. 
  • Bedah usus, apabila penderita telah masuk pada stadium awal, dan pada tindakan pengoprasian ini dilakukan penyatan pada perut dan kemudian usus besar yang terkena kanker dibuang, kemudian disambung lagi. 
  • Reseksi dan kolostomi yang dilakukan setelah pembedahan yang dilakukan untuk proses penyembuhan. 

Deteksi Penyakit Secara Dini

Deteksi dini adalah investigasi pada individu asimtomatik (tanpa gejala) yang bertujuan untuk mendeteksi adanya penyakit pada stadium dini sehingga dapat dilakukan terapi kuratif. Dengan melakukan deteksi sejak dini, anda bisa menemukan apakah ada yang sesuatu yang tidak wajah pada usus anda, jika diketahui dapat segera diobati agar "prakanker" tidak menjadi stadium lanjutan. Akan lebih mudah mengobati kanker usus ini jika masih pada tahap awal. Jangan lupa juga untuk menjaga pola hidup sehat karena dengan pola hidup sehat resiko mengalami berbagai macam penyakit akan lebih rendah dibanding anda dengan pola hidup sembarangan.

Artikel Terkait

Previous
Next Post »